Semen Padang terus menggeber persiapan menghadapi laga sisa di putaran
dua Indonesia Super League (ISL) 2014. Selain mempersiapkan taktik dan
strategi, tim
Kabau Sirah juga beradaptasi dengan laga malam hari.
Hal itu dilakukan ketika Semen Padang melakoni laga uji coba melawan
klub Liga Nusantara, Cahaya Baru, di Stadion H Agus Salim. Pertandingan
yang dimenangi dengan skor telak 7-0 itu berlangsung pada malam hari.
Pelatih Jafri Sastra menyebutkan, pihaknya sengaja memilih lawan yang
kelasnya di bawah tim asuhannya untuk uji coba terakhir ini. Karena itu
Cahaya Baru yang merupakan kontestan Liga Nusantara wilayah Sumbar
dipilih sebagai lawan tanding.
Di samping itu, laga penting melawan Pelita Bandung Raya, Minggu (10/8), juga berlangsung malam hari.
“Uji coba sengaja kita lakukan malam hari untuk adaptasi lebih baik
lagi, karena sudah cukup lama tim ini tak bermain malam hari di
kandang,” ucap Jafri.
“Mudah-mudahan dengan persiapan yang sudah kita upayakan sedetail
mungkin ini, akan menghasilkan sesuatu yang positif juga nantinya.”
Jafri tak melihat kemenangan skor besar yang ditorehkan timnya, hasil
identik dengan uji coba melawan Jordus selection tiga hari sebelumnya.
Baginya. yang lebih penting proses menciptakan kemenangan itu.
“Terlepas dari lawan yang memang di bawah kita, tapi anak-anak tampil
lepas, serius, kerjasama tim berjalan sesuai harapan. Kita tinggal
mempertahankan kondisi ini di laga sesungguhnya nanti,” tambah Jafri.
Dalam pertandingan ini, Semen Padang sudah unggul 4-0 di babak
pertama melalui gol-gol yang diciptakan Hendra Bayauw, M Nur Iskandar,
Airlangga Sucipto, dan Osas Saha. Tiga gol tambahan di babak kedua
dihasilkan Airlangga, Saha dan Agnef Syafantri.
Semen Padang akan menghadapi tiga laga kandang yang sangat berat
untuk memastikan tiket lolos ke babak delapan besar. Setelah menjamu
PBR, Hengki Ardiles dan kawan-kawan akan menghadapi Persib Bandung,
Jumat (15/8), dan ditutup duel melawan Persija Jakarta, Kamis (21/8).